Saat orang lain bnyak bcara tentang sbuah rasa.. Cinta,atau apapun itu namany aku bhkan trllu malu untk menyebutnya..
Mereka menybut tentang rasa memiliki, keindahn ktika memandang, ktulusan yg mnyejukan, kbaikan tnpa keinginan mnguasai..
Kata mereka, trkadang melepas adlah wjud kemenangn dri rasa itu.. Tapi bagiku, rasa it sharusnya ada hanya untk orang yg tepat, hanya untk dia yg memang berhak atasku, hanya untuk seorang yg trpilih trseleksi dgn smpurna dlam sbuah ikrar..
Jika rasa itu mndera trtju pada siapa yg tak berhak, maka kelanjutanny adlah apa yg dikatakn mereka ttg cinta..
Sakit it bagi mereka yg merasa pada org yg salah di waktu yg tdak tepat..
Ah.. Kamu bsa saja menganggap ini bualan semata..
Kamu ingat? Pandangan kita brbeda.. Namun itu lah yg aku pandang, sbgai rasa yg mmbuatku malu.. Rasa itu, yg diagungkan oleh bnyak org baik kamu atau mereka.. Juga aku...
Bagaimana kamu yakin? Bagaimana kamu tahu? Jangan bandingkan apapun, itu hanya akan membuatmu semakin tak percaya jangan lihat pada siapapun Jangan coba menyetarakan, Kita semua berbeda, itu lah yang harus kamu sadari Tak ada yang bisa disetarakan, karena memang kita semua tak sama Tak bisakah mengerti? Kesedihanmu, hanya kamu yang tahu. Kesedihanku, hanya aku yang mengerti. Tak ada yang terlalu besar tuk dihadapi Tak ada yang terlalu menyakitkan tuk dijalani, bukalah matamu, teman.. Lihat sekelilingmu... Orang lain tak punya masalah sepertimu, Orang lain mungkin tak sepertimu, Semua telah dinyatakan, tersebar luas, melingkupi Arsy. Itu hidupmu, hadapilah Ini hidupku, kan ku siapkan segalanya Jangan bandingkan kesedihanmu, kepedihanmu, kesakitanmu, Itu hidupmu yang hanya kamu yang mengerti dan semua makhluk di jagat ini memiliki kesedihan yang berbeda, dengan cara dan bentuk yeng berbeda.. kamu tidak sendiri Kamu tidak terpenjara dan terhimpit perih, percaya lah.. Teman, percaya lah... setiap jiwa butuh pendewasaan setiap diri butuh ujian pengangkatan, pengangkatan derajat, pengangkatan keimanan, segalanya.. dan kamu tengah menjalaninya, jangan kalah, teman, jangan kalah oleh kepahitan... perlihatkan, kamu pantas untuk melewati itu semua dan berdiri di singgasan kehidupan... Percayalah, teman... percayalah...