Tak cukup kau ajari aku
dengan laku
sebab arti yang berlaku
tak setunggal yang kau mau
tak cukup kau ajari aku
dengan paras tak setuju
karena itu tak membuatku tahu
letak kesalahan yang berbuntut kelu
tak cukup kau ajari aku...
Persahabatan kita, rumit bagiku
pemahaman dangkalku yang menerjang jurang
curam tanpa dasar...
Tangan ini menggenggam udara,
sementara sungaiku memancar tanpa pengertian
kau bukan tongkat
untuk menuntunku
kau bukan malaikat
yang terbangkan waktu...
Kau sahabatku!
Read More......
Mudah saja.
Abaikan aku, dan aku akan pergi
Mudah saja,
Beri aku sedikit lekukan pada bibirmu
Maka aku akan menghambur dengan tawa
Mudah saja,
Caci aku ketika cekik itu ingin kamu lepas
Dan aku akan mengerti apa maumu
Mudah saja,
Perlihatkan celaku yang teramat fatal
Gunakan kata paling ampuh tuk buatku mengerti
Betapa salahnya aku – dan dimana letak sebuah kecacatan itu
‘kan ku ubah semuanya
Mudah saja,
Tuk katakan ini.
Tapi kemanakah hati ini akan pergi?
Meski ingin kuhentikan masaku
Meski ingin kusingkirkan kepedulianku
Aku masih di sini.
Entah menanti apa atau siapa
Entah .
Read More......
Kamu tahu,
kenapa hujan adalah hadiah Tuhan?
Hujan memercik dengan gemuruhnya
tak membekas di resapan pulau
tapi setelahnya,
ada indah yang nyata
ada hijau yang memecah resah
ada kehidupan yang tersipu, tersenyum cerah..
Itulah kamu bagiku
Itulah kamu dengan caramu memperlakukan aku
Itulah kamu, wahai hujanku!
Read More......
Aku banyak bermimpi,
tak jarang merajut khayal,
meratapi apa yang tak kupunyai
berpikir dangkal,
dengan memaknai kata terbaik,
sebagai yang paling unggul dibanding yang lain..
Pikiran kekanakan,
yang selalu ingin terlihat bernilai
tanpa sadar,
nilai harga diri t'lah lama terlecehkan
Ya, begitulah diriku
Aku yang penuh keluh kesah
aku yang terhinggapi banyak iri
Tapi kamu selalu punya cara,
tak sedikit pun mencela
namun hatimu bicara,
mengajarkanku melangkah menggapai cakrawala
memberi pijakan sebagai sebuah awalan
dari mimpi yang kamu sebut cita..
bahkan kekurangan yang ada,
menjadi begitu indah saat kamu menatap nyata..
Kamu, dan selalu kamu..
yang berjalan di hadapanku
mengenggam kepercayaan yang rapuh
menyalakan hamparan cahaya berkilauan
hingga aku mampu menatap indah diriku..
bukan sebagai seorang putri tanpa mahkota,
tapi sang jelita yang tak butuh pujian semata..
Apa kamu memiliki jutaan sayap mengangkasa?
tanpa ragu kujawab ya
kamu menerbangkan banyak jiwa,
membantu menapaki semesta
dan temukan bintang pencarian bagi siapa yang buta..
Kamu,
kamu
dan kamu,
sang pemilik sayap, bernama.......
sahabat
Read More......