aku dan sepenggal bait hidupku...

Tak ada yang harus hilang

Apapun yang membuat hidupmu
lebih terasa berat bagimu,

Apapun yang telah kamu alami
di sepanjang usiamu..

Tak ada alasan untuk memupus nuansa pelangi
Tak ada alasan untuk membentengi diri dari kesakitan

Bagaimanapun sejauh ini kamu telah bertahan
dan mengerti untuk apa kamu dilahirkan

Saat pahit itu raib, apa arti kemanisan?
Jika gelap itu buyar, apa arti cahaya benderang?
semua tak lagi berarti, kala yang lainnya hilang..

Maka nikmati dukamu,
hingga bahagia itu kan kamu jelang...


" Pengingat untukku, semoga menjadi lilin pengharapan untuk kalian.."

Read More......

Semoga aku tidak kalah

Setiap kali tidak memahami,
Setiap kali tidak mengerti,
Pengulangan ‘kan tetap terjadi…
Kamu mengulang hingga kamu memaknai
Kamu mengulang hingga kamu mengartikan
Setiap bisikan cintaNya..

Ini tentang aku, kamu – siapapun yang merasa
Dalam pengujian yang sebenar-benarnya menguji
Dalam kesungguhanmu menghamba
Artiku yang tak sama dengan apa pikirmu – mungkin

Kadang dugaku tak indah tentangNya
Entah kamu, aku mungkin pernah berjibaku
Setiap kekokohan yang dibangun
Selalu dihantam yang lebih besar, lebih besar lagi
Hingga tak ayal,
Hampir buatku lepas dari kepenuhanku mempercayakan

Seolah dengan kuasaNya,
Dia mempertanyakan kesungguhanku
Menguji dengan detik-detik pemangsa
Yang bisa membuatku tercekik dalam putus asa
Yang mencengkeram mati diriku
Dalam pusaran ketidak berdayaan..


Semoga aku tidak kalah
Dalam perjuangan ini,
Semoga nafasku ridak habis
Sebelum aku mengerti…

Semoga aku tidak kalah.

Read More......

Jika kamu bertanya sahabat...

Jika kamu bertanya,
sehebat apakah kamu di mataku?
bagaimana bisa aku menjelaskan
sedang matamu saja memberikan lautan tanya
buatku mencari jawab

jika kamu bertanya,
seberharga apa kamu di mataku?
bagaimana bisa aku menilai,
sedang badaiku yang mengamuk semalaman
bisa menjadi bgitu meneduhkan saat kamu di sisi

Jika kamu bertanya,
tentang artimu padaku
sama saja dengan mempertanyakan
sang camar yang bersahabat dengan cakrawala

kenapa?

apa?

bagaimana?

aku hanya dapat menggeleng
dalam bingungku
cukupkan tanyamu, dan percayalah.
aku memang ada tanpa sayap
aku memang ada dengan dua tangan
tapi itu cukup untuk merengkuhmu, sahabat...

Read More......